Foto; Alm Marsinah, yang diangkat menjadi Pahlawan Nasional RI.
Detiksorotan.com,Jakarta– Presiden Republik Indonesia secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada almarhum Marsinah, buruh perempuan yang dikenal gigih memperjuangkan hak-hak kaum pekerja dan masyarakat tertindas di era rezim ordebaru. Penganugerahan ini diberikan kepada ahli warisnya dalam upacara kenegaraan yang khidmat di Istana Negara, Jakarta.
Acara tersebut diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional yang ditetapkan di Jakarta pada 6 November 2025.
“Menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada mereka yang namanya tersebut dalam lampiran keputusan ini sebagai penghargaan dan penghormatan yang tinggi, atas jasa-jasanya yang luar biasa untuk kepentingan mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa,” demikian bunyi kutipan Keppres tersebut.
Marsinah dikenang sebagai sosok buruh perempuan yang dengan penuh keberanian menentang ketidakadilan dan memperjuangkan hak-hak kaum lemah, meskipun harus mengorbankan nyawanya sendiri. Ia menjadi simbol keberanian dan keteguhan hati dalam melawan penindasan pada masa pemerintahan otoriter.

Ketua Umum Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) sekaligus Direktur LBH Garda Nasional Indonesia, Ganda Sirait, S.H., M.H., turut menyampaikan penghormatan mendalam atas penetapan gelar tersebut.
“Almarhumah Marsinah menjadi Pahlawan Nasional Indonesia karena kegigihannya memperjuangkan kaum tertindas, kaum miskin papa, dan kelompok terpinggirkan untuk memperoleh hak-haknya di negeri ini. Namun perjuangannya justru dibungkam dengan keji oleh tangan-tangan kekuasaan, Marsinah dibunuh secara keji, Kemaluannya Ditusuk benda Tajam, sehingga menghembuskan nafas terakhir, Semoga semangat perjuangan almarhumah menjadi teladan bagi setiap orang yang berjuang demi kebenaran dan keadilan,” ujar Ganda Sirait dalam keterangannya di Gedung Dewan Pers, hari ini.
Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah dinilai sebagai langkah bersejarah dan bentuk pengakuan negara atas perjuangan kaum buruh serta perempuan Indonesia dalam menegakkan hak asasi manusia.
Marsinah kini tidak hanya menjadi simbol perjuangan kaum pekerja, tetapi juga inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesia untuk terus menegakkan keadilan, kebenaran, dan keberanian melawan ketidakadilan.(®)