Jakarta,Detiksorotan.com– Pelayanan di loket fiskal Samsat Jakarta Selatan menuai protes dari masyarakat. Pasalnya, loket tersebut diduga menghentikan operasional lebih awal dari waktu yang seharusnya. Kejadian ini berlangsung pada Rabu,4 Desember 2024sekitar pukul 14.55 WIB.
Parida, salah satu warga yang sedang antre untuk proses cetak fiskal, mengungkapkan kekecewaannya. “Kami masih menunggu giliran untuk cetak fiskal, tetapi loket sudah ditutup. Padahal, waktu operasional masih ada,” ujarnya saat ditemui di Polda Metro Jaya.
Menurut Parida, petugas berinisial PZ yang berpakaian dinas ASN menyatakan bahwa loket sudah tutup dan proses cetak fiskal baru dapat dilakukan keesokan harinya. “Alasannya karena antrean masih banyak, padahal waktu operasional belum habis,” tambahnya.
Tak hanya itu, petugas lainnya yang berinisial BS mengatakan bahwa sistem sedang offline. Namun, berdasarkan pantauan sebelumnya, sistem sudah kembali normal sejak pukul 14.15 WIB.
Riki, seorang pengamat pelayanan publik, menyoroti lemahnya pengawasan dari Dispenda DKI Jakarta. “Samsat Jakarta Selatan seharusnya menjadi barometer pelayanan fiskal yang optimal. Namun, kejadian seperti ini justru menunjukkan kurangnya pengawasan dan manajemen waktu di loket fiskal,” ujarnya.
Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi dan meningkatkan pengawasan terhadap pelayanan di Samsat. Transparansi dan profesionalitas diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
(Red/bt)