Connect with us

Berita Utama

Ketum PB Ekspor Impor Indonesia, Dr. Tubagus Bahrudin SE., MM: “Era Presiden Prabowo, Jalur Perdagangan Harus Masuk Langsung ke Indonesia Tanpa Transit Negara Tetangga”

Detiksorotan.com,Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Ekspor Impor Indonesia, Dr. Tubagus Bahrudin, SE., MM, menegaskan pentingnya pembenahan jalur logistik nasional agar Indonesia tidak lagi bergantung pada negara tetangga sebagai titik transit ekspor-impor. Hal ini sejalan dengan rencana besar Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kedaulatan rantai pasok dan menjadikan Indonesia pusat distribusi regional.

Selama ini, sebagian besar arus perdagangan internasional khususnya komoditas tertentu dan pengapalan kontainer kerap melakukan transit di negara tetangga seperti Singapura atau Malaysia sebelum masuk ke pelabuhan dalam negeri. Menurut Dr. Tubagus, kondisi itu membuat biaya logistik lebih tinggi dan mengurangi daya saing Indonesia di pasar global.

“Indonesia adalah negara besar. Dengan pelabuhan yang terus berkembang, tidak ada alasan barang ekspor-impor kita harus singgah di negara lain terlebih dahulu. Di era Presiden Prabowo, kita ingin memastikan jalur perdagangan masuk langsung ke Indonesia,” ujar Dr. Tubagus di Jakarta, Jumat(28/11/25).

Ia menilai, kebijakan ini akan membawa beberapa manfaat strategis:

  1. Menekan biaya logistik nasional agar produk Indonesia lebih kompetitif.
  2. Mempercepat waktu bongkar-muat dan distribusi barang ke seluruh wilayah Indonesia.
  3. Meningkatkan pendapatan negara dari aktivitas pelabuhan dan jasa maritim.
  4. Menguatkan posisi Indonesia sebagai pusat logistik Asia Tenggara.

Dr. Tubagus juga menyampaikan bahwa Pengurus Besar Ekspor Impor Indonesia siap mendukung penuh kebijakan pemerintah dengan melakukan konsolidasi pelaku usaha, peningkatan literasi ekspor-impor, dan mendorong investasi sektor logistik.

“Kita memiliki pelabuhan besar seperti Tanjung Priok, Patimban, Tanjung Perak, Bitung, dan Kuala Tanjung. Tinggal keberanian politik dan dukungan infrastruktur. Presiden Prabowo sudah memberikan arah yang jelas: Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri dalam jalur perdagangan internasional,” tegasnya.

Ia berharap kebijakan ini segera dipercepat agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pemain utama perdagangan dunia.

“Akhirnya, bangsa ini harus berdaulat dalam ekspor-impor. Tidak boleh lagi kita bergantung pada negara lain untuk urusan pengiriman barang kita sendiri,” tutup Dr. Tubagus Bahrudin.(®)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Utama