Connect with us

Olahraga

Kepemimpinan Erick Thohir Bawa Sepak Bola Indonesia Mendunia, Burhanuddin S.H. Angkat Bicara

Detiksorotan.com,Jakarta– Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, kembali menuai pujian atas terobosannya dalam membangun fondasi sepak bola Indonesia yang profesional dan berstandar internasional. Di bawah kepemimpinannya, prestasi demi prestasi mulai terlihat nyata, bahkan mengangkat citra sepak bola nasional ke panggung dunia.

Burhanuddin, S.H., seorang aktivis hukum sekaligus jurnalis, turut memberikan apresiasinya terhadap kinerja Erick Thohir dalam memimpin PSSI. Ia menilai, di tengah kompleksitas tata kelola olahraga nasional, Erick mampu tampil sebagai sosok pemimpin yang visioner dan berintegritas.

“Kepemimpinan Erick Thohir bukan hanya soal prestasi di lapangan beberapa pertandingan selalu unggul dari segi pemain , tapi juga reformasi struktural di tubuh PSSI yang selama ini penuh polemik. Beliau menghadirkan transparansi, akuntabilitas, dan budaya kerja profesional yang sangat dibutuhkan oleh federasi sepak bola nasional,” ujar Burhanuddin di Jakarta, selasa(29/7).

Menurutnya, kehadiran Erick Thohir membawa angin segar dalam dunia persepakbolaan Indonesia, mulai dari pembinaan usia muda, perbaikan infrastruktur stadion, hingga diplomasi olahraga di tingkat internasional yang membuat Indonesia semakin diperhitungkan.

“Dalam dunia olahraga modern, sepak bola tidak lagi hanya soal hiburan, tetapi juga instrumen diplomasi, ekonomi, dan identitas bangsa. Apa yang dilakukan Erick Thohir menjadikan sepak bola Indonesia bukan sekadar tontonan lokal, tapi representasi bangsa di mata dunia,” lanjut Burhanuddin.

Ia juga menyoroti bagaimana Erick Thohir menggandeng berbagai pihak, termasuk swasta dan investor luar negeri, untuk mendukung pengembangan sepak bola nasional. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa PSSI tidak lagi eksklusif, melainkan inklusif dan terbuka terhadap inovasi.

Sebagai jurnalis dan pengamat hukum, Burhanuddin menekankan pentingnya konsistensi dan pengawasan publik dalam menjaga arah pembaruan di tubuh PSSI agar tetap bersih dari praktik-praktik lama yang merusak.

“Reformasi tidak boleh berhenti di Erick Thohir saja. Ini momentum kolektif yang harus dijaga, agar sepak bola kita benar-benar menjadi milik rakyat dan menjadi kebanggaan nasional,” pungkasnya.(gs)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Olahraga