Connect with us

Megapolitan

Kabadiklat Kejaksaan RI: Badiklat Harus Jadi Mercusuar Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

Detiksorotan.com,Jakarta-Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Kejaksaan RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, menegaskan peran vital Badiklat sebagai mercusuar perubahan dalam mencetak pemimpin administrator yang visioner, adaptif, dan berintegritas, guna menyongsong cita-cita besar Indonesia Emas 2045.30 September 2025

Hal ini disampaikan Kabadiklat dalam pembekalan sekaligus pengarahan kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrasi (PKA) Angkatan III, IV, dan V di Aula Sasana Adhi Karya Badiklat Kejaksaan RI, Jakarta, Senin (29/9).

Mengusung tema “Transformasi Kepemimpinan Administrator sebagai Sarana Memperkuat Keterampilan Kepemimpinan dan Keterampilan Prososial Menuju Indonesia Emas 2045,” Leonard menekankan pentingnya Badiklat tampil sebagai pusat inovasi dan jaminan mutu pembinaan SDM Adhyaksa.

“PKA harus melahirkan pejabat administrator yang berkompetensi manajerial, mampu merumuskan strategi, mengambil keputusan berbasis data, serta menjadi pelopor perubahan sekaligus role model aparatur Kejaksaan yang modern dan profesional,” ujar Leonard.

Ia juga memaparkan tiga agenda besar transformasi Badiklat Kejaksaan RI, yakni:

  1. Penguatan Kejaksaan Corporate University.
  2. Pemutakhiran kurikulum dan metode pendidikan Jaksa.
  3. Pembentukan Lembaga Pendidikan Khusus (Lemdiksus) atau Politeknik Adhyaksa.

Selain itu, Leonard menekankan empat keterampilan utama yang wajib dimiliki ASN Kejaksaan, yaitu:

Pengetahuan yuridis (teknis),

Kepemimpinan visioner dan berintegritas,

Keterampilan prososial dan kerja sama tim,

Kecakapan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (AI).

Menurutnya, tantangan kepemimpinan ke depan menuntut kemampuan adaptif, kolaboratif, dan inovatif. Untuk itu, Badiklat menyiapkan strategi melalui integrasi pelatihan kepemimpinan modern, kerja sama strategis dengan berbagai institusi, serta pengembangan mentoring, coaching, hingga pemanfaatan teknologi simulasi.

“Visi Indonesia Emas 2045 tidak bisa dicapai tanpa aparatur negara yang unggul. Badiklat harus menjadi mercusuar perubahan demi mewujudkan Kejaksaan yang berintegritas, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” pungkas Leonard.(bur)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Megapolitan