Connect with us

Berita Utama

Infrastruktur Luluh Lantak Akibat Cuaca Ekstrem di Sumbar, Korem 032 Wirabraja dan KSP Tinjau Langsung Ke Lokasi

Detiksorotan.com,Padang Pariaman
Infrastruktur Luluh Lantak Akibat Banjir Bandang dan Tanah Longsor.Yang Terjadi Pada Tanggal 27 November 2025.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari bersama Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Machfud dan Bupati Padang Pariaman, John Kennedy Azis meninjau langsung kawasan terdampak banjir bandang dan tanah longsor, Sabtu (29/11/2025) siang.

Kondisi kerusakan infrastruktur di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, kembali menjadi perhatian setelah rombongan yang dipimpin Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari bersama Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Machfud meninjau langsung kawasan terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu telah memutus konektivitas utama warga, termasuk robohnya Jembatan Anduriang dan terputusnya jalur vital Lembah Anai.

Setibanya di lokasi pada Sabtu (29/11/2025), rombongan disambut Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dan jajaran Forkopimda.

Mereka langsung bergerak menuju titik-titik yang terdampak paling parah untuk memahami seberapa besar gangguan yang dialami masyarakat akibat rusaknya dua jalur transportasi penting tersebut.

Di sepanjang rute terdampak, material longsor, serpihan bangunan jembatan, serta jejak banjir bandang terlihat masih mendominasi area.

“Kerusakan paling signifikan terlihat pada Jembatan Anduriang, yang selama ini menjadi penghubung utama mobilitas warga di Anduriang Menuju Nagari Kayutanam, kata Danrem.

Struktur jembatan itu, kata Machfud, ambruk sepenuhnya setelah diterjang aliran deras banjir bandang.

Sementara itu, jalan Lembah Anai, jalur penghubung antar daerah yang selalu ramai dilalui kendaraan, putus total dan tumpukan material menutup badan jalan.

Kondisi ini telah memaksa warga mencari jalur alternatif yang lebih jauh serta menghambat aktivitas ekonomi harian.

Dalam peninjauannya, Muhammad Qodari menegaskan bahwa langkah pemerintah saat ini bukan sekadar mengevaluasi kerusakan, tetapi juga memastikan percepatan pemulihan berjalan efektif.

“Kebutuhan mendesak masyarakat harus segera dipetakan, terutama terkait akses dan distribusi logistik,” katanya.
(Herman)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Utama