Jakarta,-Gerakan moral dan sosial bertajuk “Selamatkan Pertamina, Nol Korupsi” resmi dideklarasikan dengan tujuan utama membersihkan Pertamina dari segala bentuk penyimpangan dan korupsi. Deklarasi ini menandai komitmen berbagai elemen masyarakat untuk mengawal transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan energi nasional.
Dalam pernyataannya, gerakan ini menuntut penindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat korupsi di Pertamina serta mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas segala bentuk penyimpangan tanpa pandang bulu. Selain itu, mereka juga mendorong transparansi dalam kebijakan energi nasional dengan melibatkan masyarakat sipil, akademisi, serta lembaga independen dalam proses pengambilan keputusan.
Tak hanya itu, gerakan ini menolak segala bentuk intervensi politik dan kepentingan pribadi yang dapat merusak tata kelola Pertamina. Mereka menegaskan bahwa pengelolaan energi harus berorientasi pada kepentingan nasional, bukan keuntungan segelintir pihak.
Sebagai langkah konkret, deklarasi ini akan diikuti dengan serangkaian aksi, termasuk advokasi kebijakan, kampanye publik, dan pengawasan ketat terhadap pengelolaan energi nasional. Para inisiator gerakan berharap upaya ini dapat menjadi katalis perubahan bagi sistem tata kelola energi yang lebih transparan, bersih, dan berpihak kepada rakyat.
Deklarasi ini mendapatkan dukungan luas dari berbagai kalangan, termasuk aktivis, akademisi, serta masyarakat yang ingin melihat perubahan nyata di sektor energi. Mereka menegaskan bahwa ini bukan sekadar wacana, melainkan sebuah gerakan yang akan terus berlanjut hingga tercapainya reformasi total di Pertamina.
Dengan semakin menguatnya suara publik dalam menuntut transparansi dan akuntabilitas, harapan besar kini tertuju pada pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti tuntutan ini secara serius. Masyarakat pun diajak untuk terus mengawal jalannya gerakan ini demi terciptanya tata kelola energi nasional yang lebih baik dan berkeadilan.(gandasirait70)