Detiksorotan.com,Jakarta — Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan dan hukum di wilayah perairan Indonesia melalui peluncuran resmi Patroli Bersama Tahun 2025. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., di Kantor Bakamla, Rawamangun, Jakarta Timur.(12 April 2025)
Patroli Bersama 2025 merupakan tindak lanjut dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum (KKPH) di laut, serta mengacu pada Surat Keputusan Menko Polhukam Nomor 13 Tahun 2025 tentang Rencana Patroli Nasional.
Fokus: Efektif, Terpadu, dan Responsif
Kegiatan tahunan yang kini memasuki tahun keempat sejak diluncurkan pada 2022 ini, bertujuan untuk:
- Menekan angka pelanggaran hukum di laut,
- Meningkatkan kecepatan tanggap (response time) terhadap kejadian di laut,
- Serta mengurangi pemeriksaan berulang yang sering dikeluhkan oleh para pengguna laut.
Dalam pelaksanaannya, Patroli Bersama tahun ini melibatkan sejumlah instansi penting, termasuk TNI AL, Polri, Kementerian Keuangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Perhubungan.

Komitmen Bersama Menjaga Laut Nusantara
“Patroli ini bukan sekadar agenda pengawasan rutin. Ini adalah manifestasi dari semangat kolaborasi dalam menjaga kedaulatan, melindungi sumber daya alam, dan mengantisipasi segala bentuk kejahatan di laut,” tegas Laksdya TNI Dr. Irvansyah dalam sambutannya.
Ia juga memberikan tiga penekanan penting kepada seluruh komandan atau nahkoda kapal yang terlibat, yakni:
- Laksanakan koordinasi yang solid antarinstansi,
- Tanamkan semangat bahwa tugas ini adalah untuk kepentingan bangsa,
- Utamakan keamanan, keselamatan, serta kepatuhan pada hukum yang berlaku.
Efisien dan Adaptif
Menyesuaikan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja negara, pembukaan Patroli Bersama tahun ini dilakukan secara hybrid tanpa seremonial mewah, namun tetap diikuti secara aktif oleh seluruh instansi peserta.
“Patroli Bersama 2025 diharapkan mampu memberikan efek pencegahan yang signifikan terhadap aktivitas ilegal di laut. Sinergi yang terbangun akan menjadi kekuatan utama kita,” tutup Kepala Bakamla RI.

Kegiatan ini menjadi tonggak baru dalam penguatan pengawasan laut nasional yang lebih profesional, terkoordinasi, dan berkelanjutan.(cecep)